Afandi, Mukhamad (2025) UJI AKTIVITAS EKSTRAK DAUN ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) TERHADAP TIKUS DIABETES NEFROPATI YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOCIN NICOTINAMIDE. Masters thesis, Universitas Setia Budi.
INTISARI ABSTRACT.pdf
Download (128kB)
form pernyataan publikasi.pdf
Download (253kB)
Mukhamad Afandi 10 Feb.pdf
Download (54kB)
COVER - BAB 1.pdf
Download (1MB)
BAB 2.pdf
Download (675kB)
BAB 3.pdf
Download (596kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (561kB)
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (127kB)
BAB 6.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (258kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (376kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Diabetes melitus merupakan gangguan metabolisme ditandai
dengan adanya hiperglikemia. Hiperglikemia kronis pada diabetes
menyebabkan komplikasi mikrovaskuler seperti diabetes nefropati
(DN) yang dapat mempengaruhi fungsi ginjal. Parameter terjadinya
kerusakan ginjal akibat diabetes adalah terjadi peningkatan kadar
albumin dan kreatinin. pengobatan alternatif menggunakan obat
tradisional yang berasal dari tumbuhan alam, Salah satu tanaman yang
dilaporkan memiliki khasiat sebagai antidiabetes adalah daun eceng
gondok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh
dan dosis efektif ekstrak daun eceng gondok terhadap penurunan kadar
glukosa darah, mikroalbumin, serum kreatinin dan hitopatologi ginjal
pada tikus tikus diabetes nefropati yang diinduksi STZ-Na
Daun eceng gondok dikeringkan dan dibuat serbuk halus
kemudian diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 70
%. Proses awal pengujian disiapkan 25 ekor tikus yang dibagi menjadi
5
kelompok perlakuan yaitu kelompok negatif, kontrol positif
(Pioglitazone), ekstrak daun eceng gondok 61,25 mg/kg BB tikus,
122,5 mg/kg BB tikus dan 245 mg/kg BB tikus. Hewan uji
dikondisikan diabetes dengan diinduksi STZ-Na secara intraperitonial.
Analisis data menggunakan Oneway Anova dan dilanjutkan uji pos hoc
test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun eceng
gondok pada dosis 245 mg/kg BB paling efektif dalam menurunkan
kadar mikroalbumin dan perbaikan fungsi ginjal, serta memiliki potensi
dalam menurunkan kadar glukosa darah dan serum kreatinin meskipun
belum mencapai efektivitas yang sama dengan kontrol positif dengan
persentase penurunan kadar glukosa 11,76% darah mikroalbumin
19,23% serum kreatinin 15,04% dan perbaikan fungsi ginjal
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Daun eceng gondok, glukosa darah, mikroalbumin, serumkreatinin |
| Subjects: | Q Science > QL Zoology R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Universitas Setia Budi > Fakultas Farmasi > S2 Farmasi(Magister) |
| Depositing User: | Unnamed user with email baa.si@setiabudi.ac.id |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 07:19 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 07:19 |
| URI: | https://eprints.setiabudi.ac.id/id/eprint/246 |
