Nurti’ah, Endang Sri (2025) UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN EMULGEL KOMBINASI EKSTRAK DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) DAN DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus) UNTUK PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA KELINCI. Other thesis, Universitas Setia Budi.
INTISARI ABSTRACT.pdf
Download (421kB)
Lembar pernyataan publikasi_Endang Sri Nurti'ah.pdf
Download (518kB)
Endang Sri Nurti'ah_25agustus.pdf
Download (191kB)
COVER - BAB 1.pdf
Download (2MB)
BAB 2.pdf
Download (482kB)
BAB 3.pdf
Download (740kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (676kB)
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (342kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (360kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Daun binahong dan daun kenikir mengandung flavonoid,
alkaloid, dan saponin yang berperan dalam mempercepat regenerasi
jaringan, sehingga berpotensi sebagai agen penyembuh luka sayat.
Kombinasi kedua ekstrak diformulasikan dalam bentuk sediaan emulgel
dengan tujuan menghasilkan efek sinergis dalam proses penyembuhan
luka. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi ekstrak
yang paling efektif, mengevaluasi aktivitas penyembuhan luka sayat, dan
mengetahui mutu fisik sediaan emulgel.
Ekstrak daun binahong dan kenikir dilakukan dengan metode
maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Uji pendahuluan dibuat
dengan variasi konsentrasi ekstrak daun binahong dan kenikir yaitu
3,125%:9,375%, 6,25%:6,25%, 9,375%:3,125% dan masing-masing
ekstrak tunggal 12,5%. Dosis poten diformulasikan sediaan emulgel
kemudian diuji mutu fisik, stabilitas formulasi, serta efektivitas
penyembuhan luka secara in vivo pada kelinci. Parameter penyembuhan
yang diamati yaitu panjang luka dan lama waktu penyembuhan. Data
dianalisis statistik menggunakan SPSS uji ANOVA.
Kombinasi ekstrak daun binahong dan daun kenikir dengan
konsentrasi 6,25%:6,25% terbukti efektif mempercepat penyembuhan
luka sayat. Ekstrak diformulasikan dalam sediaan emulgel menunjukkan
mutu fisik dan stabilitas yang baik selama penyimpanan. Formula
dengan kandungan karbopol 1,5% (F3) memberikan hasil terbaik dalam
aktivitas penyembuhan luka, diduga karena viskositas yang lebih tinggi
memungkinkan emulgel melekat lebih lama pada luka, sehingga
meningkatkan waktu kontak bahan aktif terhadap area luka.
Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) and kenikir
(Cosmos caudatus) leaves contain flavonoids, alkaloids, and saponins,
which promote tissue regeneration and have potential as wound-healing
agents. This study aimed to determine the most effective extract
concentration, evaluate the wound-healing activity, and assess the
physical quality of the emulgel formulation.
Extracts were obtained through maceration using 70% ethanol.
Preliminary test formulations consisted of varying concentrations of
binahong and kenikir extracts: 3.125%:9.375%, 6.25%:6.25%,
9.375%:3.125%, and single extracts at 12.5%. The potent dosage was
then incorporated into an emulgel, which underwent physical quality
testing, stability evaluation, and in vivo wound-healing assessment on
rabbits. Wound parameters observed included wound length and healing
duration, with data analyzed using ANOVA in SPSS.
Results showed that the combination of binahong and kenikir
extracts at a balanced concentration of 6.25%:6.25% was the most
effective in accelerating wound healing. The formulated emulgel
exhibited good physical quality and stability during storage. The formula
containing 1.5% carbopol (F3) demonstrated the highest wound-healing
activity, likely due to its higher viscosity, which allowed longer adhesion
to the wound and extended contact time of active compounds on the
wound surface.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Daun binahong, daun kenikir, emulgel, luka sayat Binahong leaves, kenikir leaves, emulgel, cut wounds |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine |
| Divisions: | Universitas Setia Budi > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Unnamed user with email baa.si@setiabudi.ac.id |
| Date Deposited: | 22 Dec 2025 09:20 |
| Last Modified: | 22 Dec 2025 09:28 |
| URI: | https://eprints.setiabudi.ac.id/id/eprint/54 |
